Film

Review Film The Lion King

53
×

Review Film The Lion King

Share this article
Judul film: Review Film The Lion King

Sinopsis:
The Lion King, film animasi terkenal yang dirilis pada tahun 1994, telah menjadi salah satu ikon dalam dunia perfilman. Kini, Disney kembali menghadirkan The Lion King dengan versi live-action yang diarahkan oleh Jon Favreau. Film ini mengisahkan tentang petualangan seekor singa muda bernama Simba yang harus menghadapi berbagai cobaan dan tanggung jawabnya untuk mewarisi takhtanya.

Plot:
The Lion King mempertahankan plot asli yang telah sukses memikat penonton selama puluhan tahun. Cerita ini menggambarkan perjalanan Simba dari seorang anak kecil yang ceroboh menjadi seorang penguasa bijaksana. Kehadiran karakter-karakter seperti Mufasa, Scar, Timon, Pumbaa, dan Nala memberikan dinamika yang kuat dalam alur cerita. Namun sayangnya, adaptasi live-action ini cukup setia pada plota versi animasinya sehingga tidak ada kejutan atau perubahan signifikan dalam alur cerita.

Akting dan Karakter:
Para pengisi suara dalam film The Lion King melakukan pekerjaan luar biasa dalam membawa karakter hidup. Donald Glover memberikan suara kepada Simba dengan perpaduan sempurna antara keberanian dan kerentanan. Chiwetel Ejiofor berhasil memberi nuansa gelap kepada Scar yang jahat dan ambisius. Beyoncé Knowles sebagai pengisi suara Nala juga memberikan penampilan vokal yang kuat.

Arahan:
Jon Favreau menunjukkan kemampuannya sebagai sutradara dengan menghidupkan dunia Afrika yang indah dan luar biasa melalui efek visual yang memukau. Ia berhasil memadukan teknologi CGI yang mutakhir dengan keindahan alam liar, menciptakan dunia hewan-hewan dengan sangat nyata. Namun, sedikit kurangnya improvisasi dalam pengarahan membuat versi live-action ini terasa seperti salinan langsung dari versi animasinya.

Skor dan Sinematografi:
Musik ikonik The Lion King dipertahankan dalam adaptasi ini, termasuk lagu klasik “Circle of Life” dan “Can You Feel the Love Tonight”. Skor musik Hans Zimmer memberikan nuansa emosional yang kuat dan mendukung perkembangan cerita. Sinematografi film ini luar biasa dengan panorama savana Afrika yang menakjubkan dan penggambaran pemandangan malam yang memukau.

Desain Produksi dan Efek Khusus:
Desain produksi The Lion King menghadirkan detail-detail visual yang luar biasa, dari tumbuhan hingga tekstur kulit binatang. Efek khususnya sangat imersif, terutama ketika melihat gerakan sehari-hari hewan-hewan di alam liar. Namun, kekurangan rasa naturalitas dalam ekspresi wajah karakter binatang kadangkala menjauhkan kita dari kedalaman emosional mereka.

Pengeditan:
Pengeditan film ini berjalan lancar, dengan transisi yang halus antara adegan-adegan penting. Pemotongan cerita juga dirancang dengan baik untuk menjaga ritme agar tetap menarik.

Dialog:
Dialog dalam film The Lion King mempertahankan pesan-pesan penting tentang persahabatan, pengorbanan, penerimaan diri, dan tanggung jawab. Namun, beberapa dialog terasa kaku dan kurang menunjukkan eksplorasi emosional yang lebih dalam.

Kesimpulan:
The Lion King versi live-action ini berhasil menghadirkan keindahan Afrika dengan teknologi CGI yang canggih. Namun, kekurangan penambahan unsur baru dalam plot dan pengarahan yang kurang inovatif membuatnya tidak sekuat versi animasinya. Film ini tetap memberikan hiburan yang menyenangkan untuk penggemar film aslinya, tetapi tidak mengejutkan atau menghadirkan perspektif baru bagi penonton yang sudah akrab dengan cerita tersebut. Meskipun begitu, The Lion King tetap menjadi film yang bisa menggerakkan perasaan kita dengan menyampaikan pesan tentang identitas diri, tanggung jawab, dan cinta kepada keluarga dengan penuh kehangatan.

Streaming The Lion King 2019 Full Movie. The Lion King dapat ditonton secara gratis. Tonton The Lion King with dengan kualitas HD.

The Lion King 2019

Release : 2019-07-12
Genre : Petualangan, Drama, Keluarga, Animasi
Runtime : 118
Home Page :
IMDb Page : https://www.imdb.com/title/tt6105098
Company : Walt Disney Pictures, Fairview Entertainment
Cast : Chiwetel Ejiofor as Scar (voice), John Oliver as Zazu (voice), James Earl Jones as Mufasa (voice), John Kani as Rafiki (voice), Alfre Woodard as Sarabi (voice)
Tagline:
Overview : Simba mengidolakan ayahnya, Raja Mufasa, dan mengambil hati takdir kerajaannya sendiri. Tetapi tidak semua orang di kerajaan itu merayakan kedatangan anaknya yang baru. Scar, saudara lelaki Mufasa — dan mantan pewaris takhta — memiliki rencana sendiri. Pertempuran untuk Pride Rock dirusak dengan pengkhianatan, tragedi dan drama, yang akhirnya mengakibatkan pengasingan Simba. Dengan bantuan dari sepasang teman baru yang penasaran, Simba harus mencari cara untuk tumbuh dan mengambil kembali apa yang menjadi haknya.